Home / Seputar Ramadhan / LUPA BERJIMA’ DALAM KEADAAN PUASA
lupa

LUPA BERJIMA’ DALAM KEADAAN PUASA

PERTANYAAN: Bagaimana hukumnya jika jima`(brsetubuh dengan istri) disiang hari pada bulan ramadhan dalam keadaan lupa?

JAWABAN: Imam asy-Syafii Rahimahullah dan Imam Abu hanifah Rahimahullah berpendapat: Tidak wajib qodho` (puasanya tetap sah) dan tidak membayar kafarot (denda). Adapun Imam Malik Rahimahullah berpendapat: Wajib qodho` (puasanya batal) dan tidak membayar kafarot, sedangkan Imam Ahmad Rahimahullah dan ahlu Dzohir berpendapat: Wajib qodho` (batal puasanya) dan membayar kafarot. Kesimpulan: Pendapat yang mendekati kebenaran adalah pendapat Imam Syafii Rahimahullah dan Abu Hanifah Rahimahullah.

About budimulia

chek menu lainnya

IMG_20170611_102436

Silaturahmi dan berbuka bersama bapak Faturrahman di sekolah alam

Hari jumat tepatnya hari ke 14 di bulan ramadhan, kami yayasan tunas alam cendikia tamu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *